Menatap sebuah cahaya



Oleh : Daenur Rahman

Melihat dan merasakan
Sulit untuk terungkapkan
Sementara jiwa ini masih terbelenggu
Dengan sebuah perbandingan antara hitam dan putih

Masih tak mengerti yang saat ini telah tenggelam
Hanya sebuah pandangan yang hampa kurasakan
Meraih setitik cahaya yang terang
Namun masih terhalang sebuah keraguan

Banyak perbedaan yang saat ini kurasakan
Banyak persamaan yang masih tetap kulihat
Namun semuanya terasa kosong tanpa makna
Membuat sebuah jiwa tanpa hati nurani

Apakah semuanya itu kesalahan yang tertutup
Atau juga sebuah kebenaran yang ternoda
Bagaimanakah seharusnya jiwa ini kusanadarkan
Menatap sebuah cahaya dan kemurnian hati nurani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s